Kamis, 14 Mei 2020

Alat - Alat Pengukur Cuaca Iklim

Posted at  21.28  |  in  

 
Bagaimana cara seorang meteorolog memprakirakan cuaca harian?. Tentunya mereka pasti memiliki berbagai instrumen yang digunakan untuk menganalisa data cuaca iklim. Berikut ini alat-alat ukur cuaca iklim beserta kegunaannya.


Suhu udara diukur dengan alat yang dinamakan termometer. Kertas yang berisikan catatan suhu dinamakan termogram. Termometer yang digunakan untuk mengukur suhu udara diantaranya termometer air raksa, termometer maksimum tipe Six Belani, termometer binetel, termometer Bourdan, termometer tahanan dan termometer higrograf. Garis pada peta yang menunjukkan daerah dengan suhu sama dinamakan isoterm.

2. Barometer

Udara memiliki massa sehingga dapat menekan permukaan bumi. Tekanan ini dinamakan tekanan udara. Tekanan udara bervariasi tergantung pada waktu dan tempat dimana udara itu berada. Besarnya tekanan uadara dinyatakan dalam milibar (mb). Alat untuk mengukur tekanan udara dinamakan barometer. Barometer air raksa ditemukan oleh Torricelli pada tahun 1644. Alat ini tidak mudah untuk dipindahkan ke tempat lain. Alat pengukur tekanan udara yang lain adalah barometer aneroid. Barometer ini mudah dibawa ke tempat lain. Barometer ini juga dapat digunakan untuk mengukur tinggi tempat di atas permukaan laut.


Barometer aneroid ini terdiri dati ruang hampa, pegas dan jarum penunjuk. Dengan adanya tekanan udara maka jarum penunjuk akan menunjukkan besarnya tekanan udara pada saat itu di tempat tersebut. Di lapisan atmosfer lapisan bawah, tekanan udara akan turun 1 mb jika tinggi pada atmosfer berbeda 8 m. Semakin ke atas maka tekanan udara turun 1 mb jika perbedaan tinggi pada atmosfer lebih dari 8 m.

Ada beberapa tempat di permukaan bumi yang bertekanan udara sama yang digambarkan dalam peta dengan garis isobar. 
 
Alat-Alat Pengukur Cuaca Iklim

3. Bendera angin, Kantong angin, Anemometer dan Anemograf

Angin memiliki arah dan kecepatan. Untuk menentukkan arah angin digunakan bendera angin dan kantong angin. Arah bendera angin itu selalu menunjuk arah darimana asal angin tersebut datang. Kecepatan angin diukur dengan alat yang disebut anemometer. Bila bagian yang cekung ditimpa angin, maka berputarlah mangkok-mangkok tersebut. Kecepatan angin dapat dibaca pada skala dan hasil catatannya disebut anemogram. satuan kecepatan angin adalah km/jam atau knot (1 knot = 1,85 km/jam). Arah dan kecepatan angin pada suatu saat dapat diketahui melalui anemograf.

Perbedaan tekanan udara pada beberapa lokasi menimbulkan aliran udara yang disebut angin. Angin bertiup dari daerah bertekanan maksimum ke daerah bertekanan minimum. Arah dan kecepata angin dapat diketahui dengan berbagai cara antara lain dengan bendera angin. Bagimana dari bendera atau kantong yang menunjukkan arah datangnya angin?. Arah angin dinyatakan dalam derajat.


Pada posisi 360 derajat berarti angin utara, 90 derajat angin timur, 180 derajat angin selatan dan 270 angin barat. Penyelidikan mengenai arah dan kecepatan angin pada lapisan udara digunakan Balon pilot. Balon itu terbuat dari karet berwarna merah dan diisi dengna gas hidrogen. Setelah balon dilepas kemudian diikuti dengan teodolit. Teodolit adalah teropong yang dapat mengukur sudut horizontal dan vertikal. Balon itu naik dengan kecepatan 100 -300 m setiap menit. Dengan mengetahui kedudukan balon tiap menit diketahui pula arah dan kecepatan angin pada ketinggian tertentu. 


Data diatas 7 km diperoleh dengan menggunakan alat yang disebut rawin. Rawin terdiri dari balon yang lebh besar yang dilengkapi dengan reflektor atau pemancar radio. 


Alat-Alat Pengukur Cuaca Iklim
Stasiun Meteorologi, pic: weatherforschools.me.uk
4. Higrometer

Kelembaban udara ada dua macam yaitu kelembaban absolut dan kelembaban relatif. Kelembaban adalah jumlah kandungan uap air yang dikandung udara per satuan ukuran tertentu. Alat ukur kelembaban adalah higrometer.


5. Alat Ukur Curah Hujan

Curah hujan adalah banyaknya air hujan yang jatuh sampai ke permukaan bumi. Satuan curah hujan adalah mm yang diukur selama 24 jam sehingga ditemukan jumlah curah hujan harian, bulanan dan tahunan. 

Banyaknya curah hujan diukur dengan alat ukur curha hujan yang dinamakan ombrometer. Ombrometer dipasang di tempat yang terlindung oleh pohon atau bangunan. Ombrometer tipe Hellman dapat berkerja otomatis. Jika air yang tertampung sudah penuh air dalam tabung akan mengalir melalui pipa dan masuk ke penadah.  Karena air dalam tabung telah habis, pena dalam tabung akan turun sampai 0 lagi. Pias ombrograf diganti tiap pukul 07.00. Tempat di peta yang menunjukkan curah hujan yang sama dinamakan isohyet.

Sumber : Guru Geografi

Semoga artikel di atas bisa bermanfat, jika Anda membutuhkan stasiun cuaca  dan alat laboratorium lainnya silahkan hubungi kami disini.

Office  : Jl.Radin Inten II No.61A Duren Sawit Jakarta Timur
Email  : sales@anm.co.id
Telp  : 0816-1740-8900 / (021)-8690-6782
 Fax  : (021)-8690-6781



Share this post

About Naveed Iqbal

Nulla sagittis convallis arcu. Sed sed nunc. Curabitur consequat. Quisque metus enim venenatis fermentum mollis. Duis vulputate elit in elit. Follow him on Google+.

0 komentar:

About-Privacy Policy-Contact us
Copyright © 2013 Alat Laboratorium . Blogger Template by Bloggertheme9
Published..Blogger Templates. Powered by Blogger.
back to top